Berita


Tangerang (ANTARA News) - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pembebasan lahan untuk proyek kereta api Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 80 persen, sehingga mendukung penyelesaian sesuai target Presiden Joko Widodo akhir tahun ini.

Arief, di Tangerang, Senin, mengatakan sejumlah lahan yang belum selesai dibebaskan dalam proses verifikasi berkas oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dia mencontohkan, lahan milik PT Fortuna Glass seluas 4,5 hektare yang terkena imbas dari proyek kereta api bandara. Perusahaan dengan 400 pegawai dan produksi kaca tersebut, mengaku siap pindah ke lokasi lainnya di Kota Tangerang.

Diharapkan, seluruh pembebasan lahan itu dapat selesai sesuai target dan proyek KA bandara selesai hingga waktu yang ditentukan.

Tak hanya itu, Pemkot Tangerang pun siap untuk menyukseskan program pembangunan kereta bandara sekaligus proyek tol Bandara-Kunciran.

"Pemkot Tangerang akan mempercepat agar proses pembebasan lahan yang sisa sedikit lagi bisa selesai," katanya pula.

Presiden Joko Widodo pada Jumat (4/11) melakukan peninjauan proyek KA bandara dan lokasi lahan yang akan dibebaskan.

Presiden yang ditemani oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, dan Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro berkunjung ke PT Fortuna Glass yang berada di Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Kunjungan Presiden tersebut dimaksudkan untuk memantau progres pembebasan lahan di Kota Tangerang dan menargetkan pada Desember 2016 selesai.

Jumlah bidang yang diperlukan untuk pembangunan jalur KA Bandara Soekarno-Hatta adalah 815 bidang dengan luas 36 hektare meliputi lima kecamatan dan delapan kelurahan di Kota Tangerang.

Lahan yang dibebaskan itu, di antaranya Kecamatan Cipondoh dengan Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Tangerang dengan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Batu Ceper dengan Kelurahan Batu Sari dan Kelurahan Batu Jaya. 

Lalu, Kecamatan Benda dengan Kelurahan Belendung dan Kelurahan Pajang, serta Kecamatan Neglasari dengan Kelurahan Karang Sari dan Kelurahan Karang Anyar.