Berita


Jakarta - Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menilai masih banyak yang harus dikerjakan oleh PT Angkasa Pura (AP) II menjelang dua bulan dioperasikannya Teminal 3, Bandara Soekarno Hatta. Terminal itu sendiri mulai dibuka pada 9 Agustus 2016.

Namun, lanjut dia, dengan beberapa masih terlihat kekurangan, setidaknya Indonesia harus tetap bangga dengan hadirnya Terminal 3.

"Waktu itu saya kira sangat terburu-buru untuk Terminal 3 ini. Tapi seiring berjalannya waktu, saya lihat sudah banyak kemajuan yang dilakukan Angkasa Pura II. Dulu saya sempat menyayangkan kenapa dibuka kalau belum siap seratus persen. Tapi akhirnya saya memakluminya," kata Dudi, Senin (3/10).

Pria yang merupakan salah satu dari lima juri dunia mewakili Asia pada pameran dirgantara Paris Airshow menambahkan bahwa keberadaan Terminal 3 memang layak mendapat dukungan sehingga mampu bersaing dengan bandara internasional lainnya.

"Masih adanya pembenahan di sana sini sebenarnya menunjukkan belum siapnya Terminal 3 tersebut untuk dioperasikan. Tapi, saya menyambut baik kehadirannya yang sejak dibuka dua bulan lalu mengalami kemajuan dari hari ke hari," katanya.

Dudi juga berharap, Terminal 3 dapat seperti Bandara Changi, Singapura yang memadukan beragam lifestyle.

"Karena banyak orang yang datang ke Changi bukan untuk naik pesawat, tapi sekadar meeting. Karena di sana meski bandara lama, tapi selalu diperbarui dengan sesuatu yang menarik perhatian. Kita juga bisa mencontoh seperti itu dengan mengedepankan lifestyle-nya, kehadiranmerchant-merchant kelas dunia, tanpa mengurangi fungsi dari bandara itu sendiri," tambah dia.

Dia optimistis Terminal 3 dapat bersaing dengan bandara internasional lainnya jika memang semuanya sudah 100 persen selesai pembangunan dan pengembangannya. Sebagai pintu gerbang hadirnya turis asing, sudah selayaknya Indonesia memiliki Terminal 3 yang dari bangunan terlihat megah.

"Satu catatan saya, jika semua prosedur dijalankan dengan baik, termasuk fasilitasnya, saya kira kita bisa bangga punya Terminal 3," pungkas Dudi.