Berita


TANGERANG - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, PT Angkasa Pura II menggelar sejumlah kegiatan yang mengedukasi dan menghibur penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Di Terminal 3, penumpang pesawat diajak untuk mengenang perjuangan para pahlawan melalui pameran Foto dan Film koleksi dari Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI. Tak hanya itu, ada 20 manusia patung yang mengenakan pakaian bak pejuang berseliweran. Tak sedikit yang ingin berfoto bersama dengan manusia patung tersebut.

“Selain upacara di seluruh kantor cabang untuk memperingati Hari Pahlawan, khusus di Soekarno-Hatta kita buat agak berbeda. Kita bekerjasama dengan manajemen Manusia Patung untuk menggelar peringatan ini,” ujar Coorporate Secretary PT Angkasa Pura II, Agus Hariyadi, Kamis (10/11/2016).   

Sebanyak 40 foto yang dipajang dalam pameran ini menceritakan kisah-kisah heroik sebelum kemerdekaan RI dan setelahnya. Diantara koleksi tersebut, terdapat foto Presiden Soekarno memberikan sambutan hangat dengan memeluk Panglima Besar Jenderal Sudirman saat tiba di Gedung Agung, Yogyakarta, pada 9 Juli 1949.

Kemudian juga terdapat foto bersejarah saat Ketua Delegasi Republik Indonesia Serikat (RIS) Sri Sultan HB IX menyampaikan pidato dalam momen penyerahan kedaulatan RI di Istana Gambir, Jakarta, pada 27 Desember 1949.

Foto sketsa wajah Pangeran Antasari juga dipajang dalam pameran ini. Seperti yang kita ketahui, Pangeran Antasari yang lahir di Antasan, Martapura, Kalsel, pada 1809. Antasari berhasil mempersatukan gerakan rakyat di Negeri Banjar. Pada 11 Oktober 1862, Pangeran Antasari wafat dengan gelar Panembahan setelah tiga setengah tahun memberontak kepada Belanda.

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara tersibuk dengan rute penerbangan internasional dan domestik hampir ke seluruh provinsi di Indonesia. Ini menjadi tempat yang tepat bagi kami untuk ikut menumbuhkan rasa kebangsaan melalui kegiatan peringatan Hari Pahlawan,” jelas Presiden Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.
 
"Kami berharap dengan pameran foto dan film, serta penampilan manusia batu ini maka penumpang dapat mendapat pengetahuan baru seputar perjuangan para pahlawan," katanya.