Siaran Pers


TANGERANG – PT Angkasa Pura II (Persero) mengimplementasikan mekanisme baru untuk dapat memaksimalkan layanan Airport Helper guna membantu penumpang pesawat secara maksimal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Mekanisme baru tersebut antara lain adalah AP II menugaskan supervisor internal yang merupakan petugas bandara untuk setiap saat melakukan pengawasan dan penilaian kinerja terhadap personil Airport Helper. Secara berkala kemudian akan dilakukan evaluasi dan apabila ditemukan pelanggaran maka personil Airport Helper akan dikenakan sanksi hingga tingkat paling berat adalah pemberhentian kerja.

Di samping itu, kini penumpang pesawat juga berhak untuk menilai personil Airport Helper yang dapat dilakukan melalui situs resmi www.angkasapura2.co.id. Penilaian dari penumpang juga akan digunakan untuk melakukan evaluasi kinerja personil Airport Helper.

Adapun AP II tengah mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat memantau langsung pergerakan personil Airport Helper dan mengecek berapa banyak personil yang sedang melayani penumpang pesawat di terminal. Nantinya, penumpang pesawat juga dapat menilai personil Airport Helper melalui device yang dipegang personil Airport Helper.

Branch Communication Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dewandono Prasetyo mengatakan, “Keberadaan Airport Helper adalah layanan baru yang diberikan secara gratis oleh AP II dan kami akan terus menyempurnakan layanan yang diberikan Airport Helper sehingga dapat selalu bermanfaat bagi penumpang pesawat, di mana saat ini sudah ditemukenali mekanisme yang lebih  baik untuk diimplementasikan.”

Seperti diketahui, Airport Helper adalah layanan yang diberikan secara gratis bagi untuk membantu penumpang pesawat membawa barang bawaan ketika tiba di terminal.

Personil Airport Helper memakai seragam berwarna biru bertuliskan Airport Helper dan bertugas di area curb side keberangkatan serta kedatangan. Lebih dari itu, Airport Helper seharusnya secara aktif bertanya apakah penumpang pesawat membutuhkan bantuan untuk membawa barang bawaan atau tidak. Apabila membutuhkan bantuan, maka tentu Airport Helper harus membantu.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat atas perhatian terhadap layanan dari Airport Helper, termasuk melalui video yang sejak kemarin beredar di media sosial tentang personil Airport Helper yang terkesan tidak mempedulikan penumpang pesawat dengan banyak barang bawaan,” jelas Dewandono Prasetyo.

Layanan Airport Helper tersedia 24 jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di mana dalam 1 hari terdapat tiga shift kerja yakni dimulai pada pukul 06.00 WIB, lalu 14.00 WIB, dan 22.00 WIB. Adapun pada setiap shift kerja terdapat 90 personil Airport Helper yang bertugas.