Berita


Kualanamu (SIB)- Tiga calon penumpang maskapai Garuda Indonesia rute Medan (KNO) ke Denpasar Bali melalui Palembang ditangkap petugas Bandara KNIA karena kedapatan membawa 2 Kg lebih diduga sabu, Senin (6/3).

Humas dan Protokoler Manager kantor PT Angkasa Pura II KNIA Wisnu Budi Setianto ketika dikonfirmasi menyatakan, ketiga tersangka yang merupakan warga Aceh masing-masing berinisial M (30), IU (46) dan MN (27).

Dijelaskan Budi, pagi itu ketiga tersangka datang ke Bandara KNIA Deliserdang dan rencananya hendak berangkat  ke Palembang dengan maskapai Garuda Indonesia GA-266 pagi pukul 07.00 WIB.

Ketika itu, petugas Security Check Point (SCP) di Iantai 3 keberangkatan Bandara KNIA mencurigai gerak-gerik para tersangka.
"Ya, ketiga tersangka itu bertubuh kecil, tapi memakai sepatu boat berukuran besar dan terlihat curiga oleh petugas Bandara," ujar Wisnu menjawab SIB melalui telepon genggam.

Tersangka M Senin subuh yang pertama sekali diamankan petugas Bandara KNIA. Dari hasil pemeriksaan, petugas KNIA menemukan 8 paket serbuk putih seberat 653 gram diduga sabu yang disimpan tersangka di sepatunya.

Kemudian menyusul dua tersangka lagi berinisial IU dan MN. Dari kedua tersangka, petugas juga menemukan 8 paket berisi serbuk putih seberat 836 gram diduga sabu di sepatu IU, dan 8 paket berisi serbuk putih seberat 540 gram diduga sabu di sepatu yang dipakai MN.

Safety Manager PT Angkasa Pura II KNIA Kuswadi ketika ditanyai SIB melalui telepon membenarkan penangkapan tiga calon penumpang Garuda karena kedapatan membawa 2 Kg lebih diduga sabu.

Ketiga tersangka menurut Wisnu Budi Setianto mengaku sebagai "kurir". Masing-masing tersangka mengaku mendapat upah Rp5 juta. Usai diperiksa petugas di kantor Security Building (Sebul) KNIA ketiga tersangka diserahkan ke Polres Deliserdang. (