Berita


Pontianak, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) merencanakan penambahan landas pacu atau runway di Bandara Internasional Supadio, Pontianak. Rencana ini merupakan respon atas kemungkinan penambahan lalu lintas penumpang (passenger traffic).

(Baca: Bandara Supadio Bisa Jadi Bandara Tersibuk di Kalimantan, Kenapa?)

 

Direktur Utama Angkasa Pura II  Muhammad Awaluddin mengungkapkan, pada 2016 lalu lintas penumpang di Bandara Supadio sudah menembus 3,2 juta penumpang per tahun.

Padahal, terminal bandara yang sudah ada hanya bisa menampung 1,5 juta penumpang. Oleh karena itu, Angkasa Pura II melaksanakan proyek pengembangan Bandara Supadio, termasuk perluasan terminal penumpang.

Namun demikian, jumlah penumpang diprediksi terus bertambah, mendorong peningkatan lalu lintas penerbangan pula.

Kondisi di Bandara Supadio tersebut ditambah pula dengan fakta bahwa penggunaan fasilitas seperti landas pacu bersama dengan lapangan udara militer. Sehingga, lalu lintas penerbangan di bandara tersebut padat.

"Karena pergerakan aircraft (pesawat) sipil dan militer itu tinggi, kalau digabung sekitar 60 pergerakan pesawat per jam. Itu asumsi pada jam sibuk dan kita jadikan standar," kata Awaluddin di Bandara Supadio, Sabtu (18/3/2017).

Sebagai upaya peningkatan layanan dan mengatasi penumpukan penumpang maupun kepadatan lalu lintas penerbangan, maka Angkasa Pura II berencana menambah landas pacu atau runway dari yang ada saat ini.

Awaluddin menyatakan, ini pun sesuai dengan arahan Menteri BUMN Rini M Soemarno. Awaluddin menuturkan, Menteri Rini menyatakan bahwa lalu lintas penumpang harus dipatok dapat menembus 5 juta penumpang per tahun. Sehingga, skenario penambahan landas pacu tidak dapat ditawar lagi.

"Awalnya skenario ultimate baru dimulai dua sampai tiga tahun lagi. Akan tetapi, dengan arahan Bu Menteri hari ini, skenario tadi kita akan percepat, termasuk pembangunan second runway," ujar Awaluddin.

Program penambahan landas pacu di Bandara Supadio akan dianggarkan oleh Angkasa Pura II pada tahun 2018 mendatang. Saat ini, panjang landas pacu di bandara tersebut mencapai 2.250 meter dengan lebar 45 meter.

"Desain utamanya sudah jadi, runway yang existing akan jadi parallel taxi way dengan runway yang baru. Ini akan kita perpanjang, kalau yang sekarang 2.250 meter dengan lebar 45 meter, jadi 2.500 meter dengan lebar 45 meter, plus runway baru dengan panjang lintasan 3.000 meter," tutur Awaluddin.