Berita

30 Sep 2016

Merdeka.com - Otoritas Bandara Depati Amir dan Airnav Pangkal Pinang terus berbenah diri untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penerbangan. Salah satu aksi yang dilakukan adalah pengoptimalan jalur landasan pesawat bandara tersebut. Bandara Depati Amir diketahui memiliki panjang landasan sekitar 2.600 meter. Namun, dari 2.600 meter tersebut hanya sekitar 2.250 saja yang terpakai. Persoalannya, karena 350 meter landasan tersebut tidak cukup ideal untuk pendaratan pesawat. Hal itu dikarenakan, bahu landasan dari 350 meter tersebut terlalu dekat dengan pagar permukiman warga. Seharusnya, angka ideal jalur landasan pesawat berkisar 150 meter baik di sisi kanan atau kiri. "Landasan sekitar 2250 meter tapi ke 2.600 meter sudah ada landasan tapi sisi kanan kiri belum memenuhi standar yakni 150 meter dan sekarang baru beberapa puluh meter karena ada pagar penduduk," kata Pelaksana Tugas General Manager Airnav Indonesia Pangkal Pinang, Wawan Winarto di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Jumat (30/9). Wawan menjelaskan solusi dari persoalan ini adalah pembebasan lahan agar jarak bahu landasan bisa ideal. Pembebasan lahan, katanya, menjadi domain Angkasa Pura II dari Pemkab Bangka Tengah melalui Dishub. "Permukiman enggak kebun warga, puluh meter ada permukiman, itu tugas dari Dishub," jelas Wawan. Sebagai informasi, Bandara Depati Amir ini melayani 80 pergerakan pesawat yang terdiri dari 40 pergerakan pesawat terjadwal dan 40 pergerakan pesawat carter dan latih (non-jadwal). Selain itu, ada tujuh maskapai yang menggunakan bandara Depati Amir ini, di antaranya Sriwijaya Air, NAM Air, Lion Air, Wings Air, Garuda Indonesia, Citilink dan Susi Air.

 
More...
29 Sep 2016

TRIBUNPONTIANKA.CO.ID, PONTIANAK - Kegiatan Sail Selat Karimata 2016 melibatkan beberapa kementerian dan lembaga pemerintah diantaranya Kemenko Kemaritiman, Kemenko PMK, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dekin (Dewan Kelautan Indonesia), Kemensos, Kementerian BUMN, Kemendes, Kemenristekdikti, KemenPUPR, Setkab, TNI AL, Pemprov Jambi, Kepri, Bangka Belitung dan Pemkab Kayong Utara.

 
More...
28 Sep 2016

TAPANULI UTARA - PT Angkasa Pura (AP) II Persero akan memulai pekerjaan perluasan Bandara Silangit, pada Oktober mendatang, tahun ini.

 
More...
27 Sep 2016

BANDA ACEH - Petugas keamanan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang Aceh Besar, menangkap seorang pria berinisial AA (47) asal Matang Kuli, Aceh Utara yang membawa 2,5 Kg sabu, Senin (26/9). AA terdeteksi membawa sabu lewat pemeriksaan X-Ray di pintu masuk bandara.

 
More...
26 Sep 2016

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, memproyeksikan Terminal 3 selain sebagai sarana transportasi penumpang pengguna pesawat, juga bisa dimaksimalkan sebagai sarana promosi kearifan lokal dan kekayaan khasanah budaya bangsa. Menurut direksi Angkasa Pura, hal itu sebagai bagian dari pelayanan (services) yang dilakukan oleh pengelola, yang tak sekedar melayani dari sisi transportasi semata.

 
More...
25 Sep 2016

 PT Angkasa Pura II (Persero) menggelar sejumlah hiburan berkualitas di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada akhir pekan ini atau tanggal 23-25 September 2016 guna memberikan pengalaman berkesan bagi penumpang pesawat dan pengunjung bandara. Pada 23 September, AP II bekerjasama dengan Djoko Angklung mengadakan sesi bermain angklung yang diikuti ratusan penumpang pesawat. Setiap penumpang pesawat yang mengikuti sesi ini dipinjamkan angklung untuk kemudian dipandu oleh instruktur sehingga dapat menciptakan suatu irama yang indah. Peserta sesi bermain angklung yang merupakan alat musik khas Jawa Barat ini ini juga diikuti oleh sejumlah wisatawan mancanegara. Sementara itu pada 24 September, penumpang yang tengah menunggu pesawat di Terminal 3 dihibur oleh paduan suara Purwacaraka Music Studio, yang membawakan sebanyak 13 lagu, baik itu lagu nasional maupun daerah mulai dari pukul 15.00 WIB. Adapun pada hari ini, Sabtu (25/9/2016), penumpang pesawat yang melalui Terminal 3 dapat melihat pertunjukan tari khas Jakarta dan Banten. Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (Persero) Ituk Herarindri mengatakan, rangkaian kegiatan pada 23-25 September ini bertujuan untuk mewujudkancustomer happiness sehingga para penumpang dapat terhibur ketika menunggu keberangkatan pesawat serta mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Terminal 3.

 
More...
25 Sep 2016

Penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (25/9) kembali di manjakan dengan berbagai tarian daerah sambil menunggu jadwal penerbangan. Hal itu bertujuan juga untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia yang sangat beragam. PT Angkasa Pura II memang sedang menyelaraskan antara Terminal 3 yang modern dengan berbagai acara tradisional yang mampu membuat mata dunia menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara transit. "Jadi selaras dengan program kami yaitu customer happiness. Tidak hanya yang modern, tetapi menghadirkan kearifan lokal, lagu-lagu daerah, music tradisional seperti angklung, tarian daerah," ujar Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, Minggu (25/9).  Pada hari ini, penumpang diajak ikut menari tarian asal Betawi yakni Tari Ondel-ondel serta tarian asal Banten, yakni Sirih Kuning serta Lenggang Cisadane. "Kami menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, dan selajutnya akan bekerjasama dengan Pemda lain yang ada di Indonesia untuk menampilkan kebudayaan masing-masing daerah karena Indonesia itu kaya," tuturnya. Selain itu, ke depan, kata Ituk, pihaknya akan melakukan survei kepada penumpang agar mendapat masukan mengenai acara apa yang diinginkan penumpang , terutama di waktu sibuk sambil menunggu untuk terbang. "Kita sudah sebar tim customer service kita untuk meminta masukan. Ini penting agar kita tahu apa sebenarnya yang diinginkan penumpang disaat sambil menunggu pesawat," jelasnya.

 
More...
21 Sep 2016

Pemberitaan negatif tentang Terminal 3 (T3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta tak menyurutkan pengelolanya untuk tetap memberikan yang terbaik bagi pengguna jasanya. T3 yang didesain dengan konsep art and culture itu menggelar Pameran Arsip Foto dan Film Sejarah Transportasi Udara Indonesia mulai hari ini (21/9/2016) sampai November nanti.

 
More...
21 Sep 2016

PT Angkasa Pura II (Persero) meluruskan kabar mengenai kabar robohnya atap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta).

 
More...
20 Sep 2016

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) menegaskan bahwa tidak ada atap yang ambruk di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penegasan ini sekaligus mengklarifikasi kabar tidak benar di media sosial, yang menyebutkan kejadian atap ambruk di Terminal 3 pada 18 September 2016.

 
More...